Bermain Dengan Bagus, Calabria Diberikan Pujian Oleh Agen

davide-calabria

Calabria Mendapatkan Puji Dari Agennya

davide-calabria

Gianni Vitali  yang merupakan agen dari Davide Calabria menyatakan jika kliennya yang saat ini memperkuat AC Milan sebagai bek itu diyakini akan menjadi sosok pemain yang hebat usai memenangkan laga kontra Lazio.

Pemain muda yang berusia 19 tahun tersebut sukses menyingkirkan posisi Ignazio Abate yang merupakan seniornya di tim ketika menghasilkan kemenangan dengan skor 2-0 di San Siro, dan Calabria telah mendapatkan pujian atas penampilan yang dia tunjukkan bagi tim dan fans.

“saya memang berharap dia (Calabria) bisa menunjukkan permainan terbaiknya seperti itu, karena dia adalah sosok pemain yang dapat diandalkan,” ujar sang agen ketika ditanya mengenai kliennya.

“Sebagai pemain dia memiliki karakter dan kepribadian yang terbilang berkualitas yang mempunyai teknik diatas rata-rata. Saya sangat yakin jika Calabria mampu menunjukkan konsistensinya ditiap laga dengan maksimal, tetapi didalam sepakbola terdapat 11 pemain dan level dari sebuah tim pun juga dapat berpengaruh bagi masin-masing pemain.

“Ketika berhadapan dengan Lazio, Calabria mampu menunjukkan penampilan yang sangat memuaskan dan mengeluarkan segala kemampuan yang dimiliki. Saya sangat yakin suatu hari nanti dia bisa menjadi seorang bek yang sangat terkenal.”

Davide Calabria Bisa Menjadi Bek Terbaik di Dunia

milan

Bek kanan AC Milan yang terbilang masih muda yaitu Davide Calabria mendapatkan kepercayaan dari pelatih Vicenzo Montella, dimana sang pemain itu bermain selama 90 menit di lini pertahanan timnya, telah menerima banyaknya sanjungan dalam laga kontra Lazio yang berakhir dengan sebuah kemenangan.

Pemain yang saat ini masih berumur 19 tahun itu telah membuktikan kualitas permainan yang dimiliki. Dimana Calabria mampu menghentikan pergerakan dari pemain bintang Lazio yang bernama Felipe Anderson.

Agen dari Calabria yaitu Gianni Vitali, mengungkapkan jika dirinya  sangat yakin kalau kliennya bisa menjadi pemain bek sayap yang hebat di masa depan.

“Di tahun sebelumnya Calabria bermain bersama tim senior dan usai satu tahun kemudian, dia berupah posisi sebagai bek. Hal itu dapat di tanggung atas kepercayaan yang besar,” ucap Vitali ketika mendapatkan pertanyaan tentang kliennya.

“Calabria yang masih muda memang harus bisa menunjukkan kemampuan yang dimilikinya lebih banyak lagi. Saya sekaligus agennya adalah orang yang pertama percaya kepada dia mampu menjadi pemain bek yang berkelas,” tutup pembicaraan sang agen.

Davide Calabria memang harus banyak belajar dari para pemain seniornya di tim untuk bisa menjadi pemain yang hebat di masa depan, untuk itu dia harus bisa tampil dengan konsisten di tiap pertandingan yang dilakoni oleh Milan.

Dimana sang pemain itu telah membantu kemenangan timnya skor akhir 2-0 saat melawan Lazio,, yang masing- masing gol dicetak oleh Carlos Bacca di menit ke 37 dan Mbaye Niang memastikan timnya raih menang berkat golnya di menit ke 74.

Hector Bellerin Di Minati Oleh Manchester City dan Barcelona

hector-berllin

City Akan Tikung Barcelona Dalam Perebutan Hector Bellerin

Manchester City yang siap untuk memulai bersaing dengan Barcelona untuk memperebutkan pemain Arsenal yang berposisi sebagai bek, Hector Bellerin.

Yang pada sebelumnya Barca sempat dikabarkan akan membuat sang pemain asal Spanyol kembali merumput ke Camp Nou, Bellerin yang pernah menjalani karir sepakbola profesioanlnya bersama Barcelona ketika masa mudanya.

Saat ini usia pemain tersebut yang baru saja 21 tahun menurut pihak Blaugrana layak untuk dijadikan pemain di masa depan bagi klub, karena Bellerin yang memiliki kemampuan yang luar biasa dalam permainannya bersama The Gunners sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Bellerin pun juga diminati dari tim rakasasa Premier League, yaitu The Citizens yang akan siap untuk bersaing dimana pelatih Pep Guardiola sangat menginginkan pemain tersebut.

Kedua klub itu tengah dikabarkan pernah bertemu untuk membahas mengenai status Bellerin di bursa transfer musim panas lalu dan siap memberikan penawaran pada bulan Januari tahun depan nanti.

Sang pelatih Gunners pun, Wenger belum dikabarkan apakah dirinya siap untuk kehilangan Bellerin yang merupakan sosok pemain yang cukup sering diturunkan dalam memperkuat barisan pertahanan timnya itu.

arsene-wenger

Masa Depan Hector Berllin Belun Jelas di Arsenal

Sikap manajemen Arsenal yang belum jelas mengenai masa depan bek kanan mereka, Hector Bellerin dan Barcelona yang berminat terhadap pemain tersebut merasa bingung. Dia yang sudah bergabung dengan dua pemain yang didatangkan oleh London utara terlebih dulu bikin cemas.

Itu sudah jelas mengapa keduanya bingung, Arsenal yang kabarnya belum memberikan kontrak baru kepada pemain berusia 21 tahun itu, menurut sejumlah laporan di Inggris yang beredar. Hal tersebut yang harusnya segera dipastinkan oleh pihak klub.

Bellerin yang merupakan salah satu pemain yang terpenting di The Gunners dalam beberapa pekan musim ini, dan juga salah satu pemain termuda yang berbakat dimana klub-klub Eropa banyak yang meminati dirinya. Kemampuan yang dimilikinya membuat sejumlah klub ingin mendapatkan sang pemain tersebut.

Apa boleh buat, seperti halnya Mesut Ozil dan Alexis Sanchez, dimana masa depan kedua pemain itu masih belum pasti di manajemen klub tersebut.

Dikabarkan oleh beberapa media bahwa Arsenal belum memberikan tawaran kontrak baru bagi pemain berbakat itu, dimana kesepakatan yang telah mengikatnya akan berakhir pada 2019 mendatang.

Hal itulah yang menyebabkan pihak Barcelona merasa cemas dan bimbang, dimana klub Catalan itu ingin memulangkan pemain tersebut, setelah lima tahun pemain itu berkarir di London Utara. Yang membuat pelatih Manchester City, Pep Guardiola kabarnya memiliki ketertarikan untuk memboyong Bellerin dari Arsenal.

Usaha dalam merayu klub London kepada rivalnya agar sang pemain dijual jelas mereka akan mendapatkan kesulitan, yang pada sebelumnya klub itu telah membuat kontroversi atas penjualan Gael Clichy, Samir Nasri dan Emmanuel Adebayor untuk bermain di Etihad.

Ranieri Akan Berikan Kejutan Kepada Kante

kante

Ranieri: Fans Leicester Siap Menyambut Kedatangan Kante

Claudio Ranieri selaku pelatih di Leicester City telah menyatakan siap menyambut dengan meriah atas kedatangan N’Golo Kante saat timnya akan berhadapan kontra Chelsea di kompetisi lanjutan Piala Liga Primer Inggris. Dan sang pelatih pun ingin juga bagi para fans dapat memberikan tepuk tangan terhadap mantan pemainnya begitu meriah.

Kante yang lebih memilih untuk meninggalkan klub Leicester pada bursa transfer di musim panas lalu. Dimana pemain yang berposisi sebagai gelandang tim nasional Perancis itu diboyong oleh Chelsea dengan harga sebesar £32 juta.

“Saya akan berikan sambutan yang hangat dan saya merasa yakin kepada fans kami pun akan melakukan hal yang sama untuk Kante ketika dia  masih berada di Leicester,” ujar Ranieri kepada media.

“Saya begitu senang kalau supporter akan bertepuk tangan atas kontribusinya musim lalu dan juga sekarang ini dia sudah menjadi lawan kami.”

Kante yang akan kembali ke Stadion King Power namun dengan jersey yang berbeda. Dimana The Foxes akan melawan Chelsea di ajang Premier League pada haru Rabu waktu yang sudah ditentukan.

claudio-ranieri

Ranieri Berharap Fans Leciester Memberikan Sambutan Kepada Mantan Pemainnya

Mantan pemain Leciester City, N’Golo Kante akan merumput kembali di Stadion King Power dimana Chelsea akan kemarkas The Foxes dalam ajang Piala Liga Inggris. Claudio Ranieri sangat berharap bagi para pendukung Leicester dapat memberikan sebuah sambutan yang meriah kepada Kante.

Leicester yang musim lalu membuat kejutan sebagai juara Premier League, dimana Kante adalah salah satu pemain yang begitu banyak membantu mantan timnya, Kante membuat keputusan untuk hengkang dari King Power pada musim panas lalu dan lebih memilih bergabung bersama Chelsea.

Kante yang akan dipertemukan kembali bersama Leicester. Dimana dia akan memperkuat Chelsea untuk bertamu ke Stadion King Power Stadium untuk menjalani pertandingan di babak ketiga kompetisi Piala Liga Inggris.

Pelatih berusia 64 tahun itu berharap mantan pemainnya tetap mendapatkan sambutan dengan baik dari para fans kami meski dia datang sebagai tim lawan. Menurut Ranieri, Kante pantas diberikan  apresiasi atas kontribusinya ketika bermain untuk Leicester.

“Saya akan berkikan kepada sambutan yang meriah dan saya juga yakin jika pendukung kami akan  mengapresiasi apa yang sudah dia lakukan pada Leicester di musim lalu.” kata Ranieri.

“Saya akan merasa begitu senang kalau para pendukung kami bertepuk tangan untuknya di awal, meski dia sudah menjadi lawan kami.”

“Mereka semua harus bisa mengerti ketika tim besar bertamu dimarkas kami, memang sulit untuk mengatakan tidak. Dalam sebuah alasan ini, tentunya saya berterima kasih dengan Jamie Vardy, dan tak lupu juga dengan Riyad saat mereka lebih memilih tetap berada di sini. Untuk kami, sangat penting semuanya dapat bertahan.”

“Meski Dia (Kante) merupakan bagian terpenting bagi kami dan menurut saya dia sangat penting untuk kami ketimbang di Chelsea karena Blues memiliki pemain hebat lainnya.”

Conte Tidak Ambil Pusing Mengenai Diego Costa

diego-costa

Conte Tanggapi Santai Mengenai Costa

Antonio Conte selaku manajer di Chelsea mengatakan jika dia tidak memilki kekhawatiran atas sikap emosional, Diego Costa ketika berada di lapangan.

Pelatih yang berumur 47 tahun itu melontarkan, karena pemain tersebut telah dilihat dari banyak orang.

Sudah tercatat Diego di awal kompetisi Liga Primer musim pana ini mendapatkan tiga kartu kuning dan diganjar tidak bisa ikut dua kali pertandingan.

Meskipun pemain timnas Spanyol itu mengulanginya kembali saat di lapangan seperti pada musim yang lalu, namun sang pelatih tidak begitu mengkhawatirkan, dimana The Blues masih memiliki striker lainnya yang terbilang begitu berbahaya di barisan depan seperti Ruben Loftus Cheek dan Michy Batshuayi yang siap untuk bermain.

Conte yang meminta kepada semua pemainnya untuk bisa menggunakan semangat dalan pertandingan berhadapan dengan Liverpool di akhir pekan nanti untuk tidak melakukan apapun yang merugikan tim yang menginginkan banyak poin pada musim panas ini dalam mengembalikan kejayaan dan menyabet sebuah gelar juara.

“Dia mendapatkan tiga kartu kuning dan dua laga yang tidak bisa dia ikuti, namun saya tidak mengkhawatirkan hal tersebut,”

“Pada pertandingan terakhir Diego menunjukkan sikap yang baik meskipun situasi yang dia miliki sangat sulit.

“Kami semua mengenal dia, dia merupakan pemain yang begitu bersemangat, karena hal ini begitu penting untuk bisa menunjukkan gairah anda harus menampilkan cara yang baik.

“Meski dia pemain penting akan tetapi di tim kami masih memiliki Michy Batshuayi yang merupakan pemain yang tidak begitu emosional dan harus tetap sabar agar dia bisa menunjukkan kualitasnya.

“Kami pun juga masih punya Ruben yang mampu bermain dalam posisi itu.” ujar Antonio Conte di web resmi milik klub.

Faktanya, Costa yang bermain di empat laga yang dia lakoni berhasil menyumbangkan empat gol, dimana dua gol yang dia cetak merobek gawang Swansea City akhir minggu lalu, yang memastikan klub asal London Barat terhindar dari kekalahan.

chelsea

Conte: Swansea City Uji Kesabaran Diego Costa

Antonio Conte menegaskan kepada wasit yang tidak memperdulikan pelanggaran yang didapatkan oleh Diego Costa ketika Chelsea ditahan imbang dengan skor 2-2 melawan Swansea City

Costa yang mencetak dua goldan juga harus menerima kartu kuning yang berlangsung di Liberty Stadium. Conte menilai, wasit Andre Marriner mengabaikan banyak pelanggaran yang diterima oleh striker kebangsaan Spanyol.

Pemain berusia 27 tahun itu tercatat sebanyak tujuh kali yang harus dia terima atas kekasaran Swansea, itu merupakan tertinggi yang didapatkan bagi pemain di Liga Primer pada musim ini.

“Saya mengatakan kepada Anda jika Diego, dari awal sampai akhir pertandingan, dia banyak menerima perlakuan kasar dari tim lawan,” kata Conte kepada media setempat.

“Sesuatu yang fantastis bagi bek lawan tidak dikeluarkan dari lapangan (mendapatkan kartu merah) sebelum pertandingan itu berakhir.”

Meski begitu, mantan pelatih Juventus itu tetap memberikan pujian atas penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh Diego Costa dari awal musim ini yang sudah memberikan empat gol bagi timnya.

Dirk Kuyt Siap Hadapi United di Liga Europa

 

dirk kuyt

Dirk Kuyt Ingin Segera Bertemu Dengan Manchester United

Dirk Kuyt yang berposisi sebagai penyerang di klub Feyenoord, telah mengatakan jika dirinya sudah tidak sabar untuk bisa bermain berhadapan dengan Manchester United di Europa League dini hari nanti.

Kuyt yang bermain selama enam tahun dalam karir sepak bola di Liga Primer bersama Liverpool pada tahun 2006 sampai tahun 2012, dan menjelang yang akan berhadapn dengan tim dari Liga Inggris itu, dia merasa akan menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa bagi dirinya dan begitu juga dengan tim yang dibelanya saat ini.

Pemain yang sudah berumur 36 tahun itu menyatakan kepada media: “Saya pernah berkarir di sana dalam kurun waktu enam tahun dan menurut saya itu merupakan salah satu laga sangat hebat dalam semusim, dan bisa melawan Manchester United begitu luar biasa.”

“Ini sebuah kesempatan yang baik, tidak hanya bagi saya saja, tetapi juga klub (Feyenoord), dalam tim kami memilik pemain yang masih muda. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi mereka di dalam laga yang hebat untuk memulainya, maka dari itu kami merasa tidak sabar untuk itu.”

Manchester United yang baru sekali bertamu ke Rotterdam. Pada tahun 1997 lalu, dimana mereka mampu memenangkan laga 3-1 dalam duel yang hebat di Liga Champions.

feyenoord

Dirk Kuyt Ungkapkan Manchester United Berada Dalam Tekanan di Liga Eropa

Pemain senior di klub Feyenoord yaitu Dirk Kuyt mengungkapkan bawa Manchester United saat ini tengah berada di dalam tekanan yang besar untuk menjalani pertandingan pembuka di Piala UEFA yang akan bertemu dengan timnya. Kuyt yang menilai, United begitu menginginkan sebuah gelar atas pelatih baru mereka saat ini, Jose Mourinho.

Red Devils yang bertanding di ajang Liga Champions dan Kuyt mengatakan United akan kesulitan untuk menjadi pesaing gelar Premier League. Itulah yang menjadi penyebabnya, dimana Liga Eropa akan diincarnya.

“Saya rasa mereka sedang berada di sebuah tekanan yang cukup besar, dimana banyak klub yang ingin meraih kemenangan di Liga Primer Inggris,” kata Kuyt kepada media.

Mantan striker Liverpool menambahkan, saat ini kondisi tim besutan pelatih berusia 53 tahun itu tampil buruk usai mereka dipermalukan oleh rival abadinya Manchester City pada minggu kemarin. Yang dimana Setan Merah dipastikan berada di sebuah tekanan yang membuatnya harus bangkit atas kekalahan pada pertandingan derby Manchester.

Kuyt yang memiliki banyak pengalaman betapa kerasnya bermain di Liga Inggris. Dimana pemain asal Belanda tersebut pernah bermain dengan Liverpool dengan waktu yang cukup lama, enam tahun. Kuyt juga ungkapkan jika dirinya memiliki momen manis ketika bertemu dengan United. Di dalam laga Liverpool melawan Manchester United pada 6 Maret 2011 lalu, Kuyt suskses membuat hattrick dengan skor 3-1.

“Ini merupakan kesempatan yang besar, tidak bagi saya juga, melainkan Feyenoord, didalam tim yang memiliki banyak pemain muda,” tandasnya.

Sarri: Kemenangan Ini Sangat Penting Bagi Napoli

sarri-kemenangan-ini-sangat-penting-bagi-napoli

Sarri Merasa Belum Puas Atas Penampilan Napoli

Maurizio Sarri selaku pelatih di Napoli yang memberikan taktik begitu luar biasa yang dia terapkan bagi  timnya yang suskses meraih kemenangan melawan Dynamo Kiev dengan skor akhir 2-1.

Atas keberhasilan Napoli diakui oleh sang pelatih berusia 57 tahun itu menurutnya berharga dan sangat penting. Akan tetapi, dari segi permainan Sarri merasa bahwa dirinya tidak begitu puas.

Arkadiusz Milik yang sukses mencetak dua gol yang merupakan sebuah penentu atas kemenangan tim yang berjuluk Naples yang berlangsung di stadion NSK Olimpiyskyi.

Sarri sendiri yang meniali timnya yang bermain tidak begitu kosisten. Contoh nya ketika melakukan serangan, yang menurut dia kalau timnya lebih menguasai dalam sebuah laga dan mampu memiliki inisiatif maka hasilnya pun akan lebih baik untuk bisa diraih.

“Kami hanya bermain dengan baik disaat waktu tertentu, tetapi saya benar-benat tidak menginginkannya. Saya memiliki beberapa kesan dari pemain yang saya dapatkan hanya sedikit kagum atas apa yang sudah diraih,” ucap Sarri.

“Ada sedikit banyak kesalahan yang dilakukan dari biasanya, semua itu karena sebuah emosi dan ketatnya dari pertandingan begitu penting. Meski kami memimpin, namun merasa diketidakpastian dalam mengurungnya atau mengontrol kelebihan,” tutupnya.

Arkadiusz Milik Sukses Memenangkan Napoli

Napoli yang telah bangkit dari ketertinggalan atas tuan rumah Dynamo Kiev mampu mengembalikan keadaan dengan skor akhir 2-1. Arkadiusz Milik berhasil mencetak dua gol yang mampu memenagkan Partenopei.

Bertandang Dynamo Kiev yang berlangsung di Stadion NSK Olimpiyskiy pada hari Rabu lalu, Napoli sempat tertinggal terlebih dahulu. Gol yang di cetak oleh Denis Garmash membawa tim tuan rumah lebih unggul di menit ke 26.

Dimana Gol yang dicetak oleh Garmash dari umpan silang yang diberikan Andriy Yarmolenko pada sisi kanan. Lalu bola disundul oleh Viktor Tsigankov, yang tengah siap di kotak penalty lawan. Dan akhirnya Garmash melepaskan sebuah tendangan voli begitu keras sehingga merobek gawang Napoli.

Napoli yang mampu menyamakan skor ketika laga tersebut memasuki menit ke-36. Milik berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan berkat umpan silang dari Faouzi Ghoulam.

Dan pada akhirnya Partenopei menambahkan skor menjadi 2-1 pada menit terakhir dibabak pertama. Sialnya bagi Dynamo Kiev, bola yang mengarah pada Milik mampu dimanfaatkannya atas kesempatan yang dimiliki, membuat sundulan dari kepalanya masuk kedalam gawang Dynamo untuk yang kedua kalinya.

Pertandingan yang semakin memanas di menit ke-63, Napoli mendapatkan peluang yang besar dari keunggulannya. Tetapi, tendangan keras yang dilepaskan oleh Mertens hanya mengenai tiang gawang.

Dynamo yang hanya bermain dengan 10 pemain pada menit ke-68 karena Serhiy Sydorchuk telah diberikan kartu kuning yang kedua oleh wasit usai gagalnya diving di lini pertahanan Napoli.

Meski harus kalah dari jumlah pemain, Dynamo Kiev terus memberikan serangan untuk bisa menyamakan kedudukan. Tetapi, usaha yang mereka lakukan tidak mengubah skor hingag laga berakhir.

Herrera Mampu Membuat Dampak Positif Kontra City

herrera-mampu-membuat-dampak-positif-kontra-city

Kalah Di Derby, Mourinho Berikan Pujian Kepada Herrera

Pelatih Manchester United saat ini yaitu Jose Mourinho, telah memuji atas pengaruh yang diberikan dari Ander Herrera dalam laga lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris dalam Derby Manchester yang berhadapan dengan Manchester City yang berlangsung di Old Trafford pada akhir pekan kemarin.

Dimana tim besutan Mourinho harus menerima kekalahan di Derby. Tim yang berjuluk The Citizen berhasi memberikan perlawanan yang begitu hebat dan mampu menghasilkan dua gol yang di cetak oleh Kevin De Bruyne pada menit ke 15 dan Kelechi Iheanacho di menit ke 36, diamna Red Devils mampu memperkecil skor 2-1 berkat gol dari Zlatan Ibrahimovic di menit ke 42.

Herrera yang dimainkan di babak kedua dari bangku cadangan meski tidak bisa memberikan kemenangan United. Tetapi, Mourinho melihat jika gelandang kebangsaan Spanyol tersebut membuat dampak positif bagi permainan tim jauh lebih baik.

“Ander Herrera yang bermain di babak kedua dan mampu membuat kami menguasai bola, memberikan tekanan lebih tinggi  dalam membangun serangan dan memberikan umpan jauh sampai lini pertahanan lawan,” ucap Mourinho kepada media setempat.

“Ander Merupakan pemain yang begitu sempurna di dalam tim.”

Maka dari itu sang pelatih memberikan penilaian atas gelandang kebangsaan Spanyol itu mampu buat permainan tim jauh lebih baik meski Manchester United harus menerima kekalahan.

Herrera Tampil Apik Kontra City, Mendapatkan Pujian Dari Mourinho

Pelatih Manchester United yaitu Jose Mourinho telah memberikan pujian terhadap pemain gelandangnya yang bernama Ander Herrera. Pujian itu dia sampaikan karena permainan Harrera yang begitu gemilang pada babak kedua dalam pertandingan derby melawan Manchester City yang berlangsung di Stadion Old Trafford, pada minggu lalu.

“Ander Herrera yang dimasukan di babak kedua dalam derby dan dia adalah salah satu pemain yang memungkinkan kita dalam membentuk permainan perebutan bola dengan sangat cepat,” ujar Mourinho kepada media, pada hari Selasa lalu.

Penilain atas apa yang dilihat oleh sang pelatih berusia 53 tahun, ketika memainkan Herrera dibabak kedua mampu memberikan pola serangan yang jauh lebih baik bagi Setan Merah. Mourinho harus akui meski kalah timnya kalah di babak pertama, tetapi memuji permainan timnya ketika babak kedua berlangsung. “Untuk menciptakan pola serangan yang baru, dan membuat umpan jauh saat-saat terakhir laga. Herrera sanagat gemilang atas penampilannya,” tambah Mourinho.

Meski skor 1-2 tidak dapat berubah ketika bermain di kandang melawan City, Jose Mourinho dan tim asuhannya harus menyiapkan mentalitas untuk berlaga di Liga Europa. Dalam laga berikutnya pada hari Jumat dini hari waktu setempat, dimana United akan berhadapan dengan Feyenoord. Untuk saat ini di ajang Premier League,  Manchester United telah menduduki posisi keempat dengan torehan Sembilan poin.

Llorente Berikan Komentar Kehadiran Conte di Chelsea

llorente-berikan-komentar-kehadiran-conte-di-chelsea

Llorente Yakin Conte Berikan Chelsea Gelar Juara

Fernando Llorente yang merupakan pemain baru di Swansea City, telah mengakui kalau kedatangan Antonio Conte di stadion Stamford Bridge mampu mengembalikan kejayaan klub besar yang diyakini bahwa sang pelatih tersebut mampu memberikan gelar juara bagi Chelsea, yang memiliki beberapa pemain bintang yang ada diskuat mereka.

Yang mana musim 2015-2016 silam, di bawah kepemimpinan Jose Mourinho di awal musim, tim berjuluk The Blues tidak tampil begitu baik meski skuat yang mereka miliki dipenuhi dengan pemain yang sangat berkualitas dan menurunya peringkat mereka di liga domesik dan eropa pada pertengahan musim lalu memberikan dampak bagi pelatih asal Portugal itu sudah tidak diberikan kepercayaan kepada pemilik klub yaitu Roman Abramovich.

Dengan adanya Conte yang menduduki bangku kepelatihan yang baru, Llorente merasa begitu yakin kalau kekuatan Chelsea pada musim 2016-2017 ini akan semakin menggila, yang mengatakan, “Chelsea mempunyai banyak pemain yang berkualitas dalam diri di skuat mereka, dan saat ini mereka memiliki pelatih yang sangat hebat.

“Dia akan memberikan yang terbaik bagi timnya, dan dia sendiri berkeinginan sebaliknya, dia ingin skuatnya bisa memberikan yang terbaik juga. Motivasi yang diberikan di tiap musimnya akan memberikan peningkatan, dan dia sangat berharap semua kesalahan yang telah kami lakukan pada  musim lalu tidak ingin terulang kembali ketika kami berada di Juventus.”

Llorente: Conte Mampu Mengembalikan Kejayaan Chelsea

Penyerang yang didatangkan oleh Swansea City yang bernama Fernando Llorente angkat bicara mengenai mantan pelatihnya yaitu Antonio Conte, bakal sukses menangani Chelsea di awal musimnya di kompetisi  premier League.

Tim yang berjuluk The Blues itu berhasil mengawali liga domestik musim ini yang mampu memenangkan tiga laga dari tiga kali bermain. Mereka sepertinya sudah bisa move on atas penampilan buruk pada musim lalu yang hanya finis di posisi kesepuluh Liga Inggris.

Chelsea akan berhadapan dengan  Swansea City di Liberty Stadium, pada hari Minggu malam WIB.

Seperti yang sudah kita ketahui Llorente, berhasil mencetak 18 gol di bawah kepimpinan Conte ketika bermain bersama Juventus pada musim 2013/14 lalu, dan menurutnya Chelsea pada musin ini mampu meraih gelar juara.

“Dia bertanggun jawab dalam pekerjaannya, dia sangat bersemangat. Anda dapat berbicara kepada dia. Dia memiliki aura yang sangat baik dan bergairah, dan semua pemain dapat menunjukkan kualitas dari diri mereka sendiri di tiap harinya,” kata Llorente.

“Dia dapat mengetahui kapan dia dibutuhkan utnuk memberikan arahan bagi para pemainnya, untuk berbicara kepada mereka bisa tampil lebih baik. Semua pemain begitu menghormatinya, bukan berarti harus ditakuti. Menurut Saya Chelsea mampu memenangi Premier League dimusim ini.”

Llorente saat ini belum bisa memberikan sebuah gol dalam empat pertandingan yang dia jalani bersama The Swans sejak dia memutuskan  untuk bergabung dari Sevilla di bulan Agustus lalu dengan mahar sebesar £5 juta.

Beberapa Mantan Pemain United Memantau Perkembangan Rashford

beberapa-mantan-pemain-united-memantau-perkembangan-rashford

Cole: Rashford Bakal Menjadi Pemain Bintang di United

Andy Cole yang merupakan mantan punggawa Manchester United telah mengatakan jika kemampuan yang dimiliki Marcus Rashford berupa kriteria untuk menjadi sosok pemain bintang bagi Red Devils di masa depan nanti.

Sebuah nama yang cukup dikenal banyak kalangan yaitu  Rashford sejak paruh kedua pada musim lalu. Di mana tim yang berjuluk Setan Merah itu sedand mengalami krisis penyerang ketika itu, Rashford pun telah menunjukkan permainan yang gemilangnya dengan menghasilkan banyak gol yang dia cetaknya bagi United.

Berkat penmapilan terbaiknya itu, sang pemain pun diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam debut bersamanya di tim nasional senior Inggris. Dan memberikan kejutan terbaru, bahwa dirinya mmapu mencetak tiga gol bersama timnas Inggris U-21.

“Awal karirnya saat ini sangat hebat. Dia merupakan pemain yang cerdas dan saya ingin dia diberikan banyak bermain di musim ini untuk membuktikan kepada banyak kalangan jika dirinya bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya.

“Terlihat jelas bahwa dia memiliki kriteria sebagai pemain bintang asal diberikan waktu bermain yang banyak dan seperti diri saya sendiri, mencetak gol. Apakah dia bisa menjadi pemain bintang Manchester United di masa depan? Kami semua sangat berharap dia bisa membuktikannya,” tutupya.

Butt: Karakter Permainan Rashford Sama Seperti Henry

Legenda Manchester United yang bernama Nicky Butt begitu terkesan dengan salah satu sosok Marcus Rashford atas kemampuan yang dimilikinya, ketika memakai jersey timnas Inggris U-21. Sang pemain tersebut mampu menciptakan hattrick saat U-21 Inggris berhadapan dengan U-21 Norwegia dalam Kejuaraan Eropa U-21.

Butt yang melihat Rashford salah satu pemain yang memiliki kekuatan dan keunggulan pada dirinya yang berupa kecepatan. Tidak disangka-sangka, Butt yang sekarang ini memiliki jabatan sebagai Kepala Akademi di United itu langsung teringat dengan mantan bintang Arsenal yaitu Thierry Henry yang memiliki kualitas serupa.

“Benar, dia memiliki kecepatan yang sangat luar biasa seperti Henry. Di saat Rashford berlari ke arah Anda, maka anda tidak akan mmapu untuk menghentikannya,” ujar Butt kepada media pada hari Jumat lalu.

Namun Butt memiliki kejanggalan yang dia lihat untuk pemain itu, kalau terkadang Rashford masih terlihat kesulitan saat dirinya hadang dengan ketat oleh gelandang tengah dari tim lawan. Ini akan menjadi pekerjan rumah yang harus segera dikerjakan oleh Jose Mourinho yang merupakan pelatih Manchester United, jika dirinya di turunkan dalam laga Derby Manchester pada akhir pekan ini.

“Sampai fisik dia bisa memaksimalkannya, dia terlihat begitu kesulitan jika berhadapan dengan para pemain tengah lawan,” tambahnya.

“Semua itu tergantung dari pelatih (Mourinho) bagaiman menerapkan permainan; jika dia menurunkan Michael Carrick, maka dia bisa memberikan bola kepada Marcus untuk bisa menguasai bola. Karena dia memiliki kemampuan berlari dalam menguasai bola dalam sebuah laga,” tutup sang legenda United.

Penilaian Mancini Setelah Pergi Dari Inter Milan

penilaian-mancini-setelah-pergi-dari-inter-milan

Mancini:  Musim Ini Juventus Akan Merasa Sulit

Roberto Mancini mengatakan atas pendapatnya tentang persaingan klub-klub di Serie A, dia merasakan dalam memperebutkan gelar semakin ketat untuk musim 2016-2017 kali ini, meskipun sang pelatih tersebut akui bahwa Juventus masih tetap menjadi favorit sebagai peraih gelar.

Setelah tidak menjabat sebagai manajer Inter Milan, sampai sejauh ini Mancini belum mendapatkan tawaran resmi dari berbagai pihak, baik itu di klub ataupun di kancah internasional yang bersedia untuk memakai jasa pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Dia sendiri juga mengakui pada musim 2016-2017 ini, sangat jelas terlihat begitu ketat perasingan di dalam kompetisi Serie A yang terbilang sangat ketat, yang mengatakan, “Juventus saat ini masih dijadikan tim favorit dalam peraih gelar juara di Serie A. Tetapi, bukan dari tim itu sendiri melainkan beberapa tim lainya.

“Menurut saya, banyak tim yang memiliki peluang sama. Itu sudah terlihat jelas, seperti Napoli yang menginvestasikan uang hasil penjualan Higuain daan mendatangkan beberapa pemain baru yang memiliki potensi besar.

“AS Roma, Fiorentina, Lazio dan Inter Milan pun juga terlihat memiliki peluang yang begitu besar dalam persaingan di Seri A. Semua tim sekarang ini telah memperkuat skuat yang mereka miliki saat ini, maka Juventus bukanlah salah satu favorit untuk dinobatkan peraih gelar Scudetto.”

Tidak Ada Penyesalan Bagi Mancini Yang Pernah Kembali ke Inter

Mantan pelatih Inter Milan, Roberto Mancini usai mencopot jabatannya sebagai pelatih untuk kedua kalinya yang dikarenkan beda pendapat terhadap investor dari Tiongkok dirinya mengaku tidak ada penyesalan pernah kembali ke klub, namun dia menyatakan jika Juventus dari sebuah planet yang berbeda.

“Tidak ada penyesalan sedikitpun dan saya pun tidak mengatakan jika hari ini saya salah sudah menerimanya,” ucap Mancini kepada media.

“Itu merupakan sebuah tantangan yang penting, saya rasa tidak ada yang salah kembali bersama Milan. Meski saya, tidak bisa menyelesaikan apa yang inginkan, namun semua itu akan saya jadikan sebuah pengalaman.

“Di sana ada langkah-langkah penting, di sana saat ini ada sebuah tim utama yang belum ada sebelumnya. Dalam kehormatan tersebut, saya menyesal tak menyelesaikan pekerjaan ini seperti sebelumnya.

“Ketika saya pergi? Kami saling mengulurkan tangan layaknya seperti teman baik. Saya merasa semuanya baik-baik saja dan saya tidak pernah rasa dendam bagi Nerazzurri, seperti halnya yang mereka lakukan kepada saya.

“Kesepakatan ini dilalui dengan bersama, kami tidak bisa berjalan di jalur yang sama untuk sebuah tujuan dari klub yang menginginkan harus berada peringkat utama seperti Scudetto dan Liga Champions.

“Pasti, saya akan teris menjadi pendukung Inter.

“Jika ada sedikit dari beberapa kekalahan mampu membuat imbang, mungkin kami akan berada di penyisihan Liga Champions ketimbang Roma.

“Bahkan pada tahun 2004 kami memulai dari langkah yang kecil dan pada akhirnya kami bisa berhasil.”

1 2 3